My Digital Portofolio Hari Kedua

 RESUME PKKMB DAY 2

Nabila Hafidhotul Fatihah


Materi: Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri 

Ainun Najib

"Era ini tidak menunggu kita siap. Mahasiswa UNUSA bukan penonton perubahan, tapi pengarah perubahan."

Pada zaman sekarang, dunia sudah diberikan kemudahan dengan adanya AI. Akan tetapi, masih terdapat hal yang masih belum bisa digantikan oleh AI atau bahkan sudah dikuasai oleh AI, seperti gambaran di bawah ini: 


Dalam menggunakan AI untuk pendidikan perlu diingat bahwa, AI hanyalah media pembantu kita untuk memunculkan ide baru. Bukan berarti, semua tugas kita dijawab sama persis dengan jawaban yang diberikan AI. Justru, kita harus menggunakan AI hanya sebatas untuk brainstorming dan membantu mencari sumber pembelajaran. mencari sumber pun tetap perlu kita cross check apakah itu valid atau tidak, tidak bisa diterima secara mentah-mentah. 

Terdapat prinsip 5A yang perlu kita pahami dengan baik:
1. Adab: Akhlak digital dalam bertanya dan berpikir
2. Akses: Teknologi harus memudahkan bukan meminggirkan
3. Amanah Data: Jaga data pribadi, minimalkan PII
4. Akurasi: Verifikasi sumber, terutama dunia kesehatan
5. Akuntabilitas: Catat di mana AI membantu dan batasnya


Materi: Integritas Generasi Sebagai Karakter Utama Bangsa Indonesia

Dr. Nurul Ghufron, SH., M.H.

Akhir-akhir ini terdapat banyak kasus korupsi yang sedang terjadi. Tetapi tidak banyak orang yang tahu bahwa dampak korupsi bukan hanya mengenai uang, tetapi SDM dan harapan bangsa juga. Jembatan yang dibangun dari zaman penjajahan bisa bertahan puluhan bahkan ratusan tahun, tetapi di Indonesia masih terdapat beberapa jembatan yang sudah hancur padahal baru dibangun hitungan bulan. 

Menurut United Nation Convention Against Corruption / UU no. 7 Tahun 2006:
1. Merusak pasar, harga, dan persaingan usaha yang sehat
2. Pelanggaran Hak Asasi Manusia
3. Menyebabkan kejahatan lain berkembang
4. Merusak proses demokrasi
5. Meruntuhkan hukum
6. Menurunkan kualitas hidup/pembangunan berkelanjutan

Apakah korupsi hanya dilakukan oleh orang yang memiliki jabatan? Tentu saja tidak, mahasiswa juga bisa melakukan korupsi. Hal ini seperti datang terlambat, titip absen, plagiat, mencontek, gratifikasi ke dosen, mark up anggaran, bahkan penyalahgunaan dana beasiswa. 


Materi: Pengenalan nilai budaya dan etika kehidupan kampus, Tata krama dan norma kehidupan kampus, Terampil serta bijak dalam berkomunikasi melalui media sosial.

Dimas Chairullah, S.Sos

"Saring sebelum sharing"

Sebagai mahasiswa tentunya kita akan sering berhadapan dengan pengunaan media sosial. Namun, kita juga harus bijaksana dalam penggunaannya. Hal-hal yang perlu diingat seperti:
1. Jangan unggah data pribadi
2. Pintar mengatur pengeluaran privasi
3. Hati-hati dengan informasi lokal
4. Waspada phishing dan penipuan 

Tidak lupa, sebagai mahasiswa kita juga perlu memiliki cara dan kunci untuk melawan hoaks:
1. Tanya diri sendiri apa sumber informasinya
2. Cek fakta dengan menggunakan situs cek fakta resmi
3. Waspada dengan judul yang provokatif
4. Tahan diri dari menyebarkan informasi hoax

Pastikan ketika kita mengupload sesuatu di sosial media bahwa kita sudah memikirkan dampak dari postingan yang akan diunggah dan hadapi segala komentar dengan bijak karena kita sendiri lah yang memutuskan untuk mengunggah postingan tersebut. 


Lihat juga blog teman saya: https://jessicaclaudia151206.blogspot.com




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kolaborasi FK UNUSA Dengan Universiti Malaya

My Digital Portofolio Hari Pertama